Panduan Cara Kuliah di Luar Negeri dan Persiapannya

Kuliah di luar negeri sepertinya sangat menjanjikan bagi para lulusannya. Tapi bagaimana caranya supaya bisa kuliah di luar negeri?

Bagaimana cara kuliah di luar negeri ya? Mungkin itulah pertanyaan yang sedang ada dalam pikiranmu. Zonapintar akan memberikan gambaran bagaimana supaya bisa kuliah di luar negeri dan segala persiapannya.

Kenapa harus berkuliah di luar negeri? Ada beberapa versi jawaban yang mungkin ada muncul, yaitu:

  • Kualitas kampus luar negeri yang mungkin dianggap lebih maju
  • Gengsi dan prestise ketika nanti berhasil lulus
  • Sebuah kebanggaan akan sebuah pencapaian
  • Ingin kuliah dan hidup mandiri di luar negeri
  • Ingin mendapatkan jaminan pekerjaan yang lebih baik
  • Dan sebagainya.

Ada dua cara berkuliah ke luar negeri, yaitu:

  1. Menggunakan dana pribadi
  2. Menggunakan beasiswa.

Jalur ke 2 dengan menggunakan beasiswa adalah jalur paling favorit karena paling banyak dicari. Jalur apapun yang akan kamu tempuh nantinya, persiapan adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan.

Cara Kuliah di Luar Negeri

Cara Kuliah di Luar Negeri
Bagaimana Cara Kuliah di Luar Negeri? (freepic.diller)

Secara umum, cara kuliah di luar negeri sama dengan ketika kita mencari kuliah di Indonesia. Namun yang membedakan adalah bahasa yang digunakan yang umumnya adalah bahasa Inggris dan bisa lebih spesifik yaitu bahasa negara tujuan.

Secara singkat, berikut ini langkah-langkah cara untuk berkuliah di luar negeri:

  1. Mencari informasi tentang negara tujuan, universitas tujuan dan jurusan yang akan dituju
  2. Memenuhi semua persyaratan yang diwajibkan untuk pendaftaran
  3. Mengirimkan atau memproses semua berkas persyaratan sebelum tenggat waktu penutupan pendaftaran
  4. Menunggu pengumuman penerimaan
  5. Dan jika diterima, akan dilanjutkan dengan proses daftar ulang.

Supaya peluangmu makin besar untuk berkuliah di luar negeri, berikut ini beberapa hal yang sebagian diantaranya harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum mendaftar.

  • Mempersiapkan diri dengan baik, termasuk di dalamnya adalah kemampuan akademis dan bahasa
  • Rajin mencari dan melihat informasi seputar kampus, jurusan kuliah dan informasi tentang negara yang kamu idamkan
  • Jika kami mengincar jalur beasiswa, sering-sering mencari informasi tentang penerimaan jalur beasiswa
  • Rajin mengikuti event atau lomba tingkat internasional. Salah satu tujuannya untuk mendapatkan relasi untuk menambah peluang berkuliah di luar negeri
  • Semakin banyak prestasi yang berhubungan dengan jurusan kuliah yang akan dituju, semakin besar peluangmu diterima di kampus dan jurusan impianmu di luar negeri
  • Pengalaman berorganisasi bisa menjadi nilai tambah (beberapa kampus akan mempertimbangkan hal ini)
  • Sering mengikuti kegiatan sosial dan menjadi volunteer terutama kegiatan yang berlatar belakang internasional.

Dan yang tidak kalah penting untuk kamu ketahui, untuk kuliah di luar negeri ada dua jenis jalur yang bisa diambil:

  1. Jalur Letter of Acceptance atau Offer Letter
  2. Beasiswa yang tidak memerlukan Letter of Acceptance atau Offer Letter.

Cara Kuliah di Luar Negeri Gratis atau Jalur Beasiswa

Cara ini paling banyak dicari oleh calon mahasiswa. Siapa sih yang tidak ingin kuliah di luar negeri dan gratis? Jalur beasiswa memang akan sangat membantu menekan pengeluaran selama tinggal di luar negeri.

Beberapa program beasiswa bahkan akan memberikan tanggungan penuh, seperti tiket penerbangan pulang-pergi, visa, akomodasi, transportasi lokal, uang saku, hingga konsumsi. Namun beberapa program beasiswa lain hanya membiayai sebagian saja dari total kebutuhan program.

Bagaimanapun juga, beasiswa akan mengurangi beban untuk pembayaran perkuliahan. Kamu hanya perlu menyiapkan dana untuk menopang kehidupan sehari-hari saja. Bagaimana caranya supaya bisa mendapatkan beasiswa belajar di luar negeri?

Banyak tahapan yang harus kamu persiapkan agar sukses mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri. Berikut ini beberapa hal yang wajib dipersiapkan.

Bahasa

Bahasa adalah salah satu faktor penting yang harus dipersiapkan. Untuk bahasa Inggris, umumnya tes yang dibutuhkan adalah IELTS, TOEIC dan TOEFL. Belajarlah bahasa Inggris yang khusus untuk menjawab pertanyaan pada tes IELTS dan TOEFL.

Bahasa Inggris itu luas, salah fokus belajar, misalnya hanya pada grammar saja akan membuat kamu kesulitan menjawab tes reading, writing dan conversation.

Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris sangat penting untuk bisa dapat beasiswa. Sertifikat ini dibutuhkan ketika proses seleksi beasiswa dan ketika kamu mau mendaftar di jurusan yang akan dipilih, perhatikan berapa skor minimal yang harus dicapai, kalau di bawah yang disyaratkan sudah kemungkinan besar kamu akan gagal.

Catatan: skor TOEFL di atas 500, TOEIC di atas 750 dan IELTS minimal 7 adalah modal yang sangat baik. Bahkan beberapa kampus di Amerika Serikat memberi syarat skor TOEFL minimal adalah 650. Skor minimal tergantung masing-masing universitas.

Seandainya kamu ingin kuliah di Jepang, apakah masih harus tetap mempersiapkan bahasa Inggris? Mengapa bahasa Inggris lebih banyak dibutuhkan, meski nantinya kuliah bukan di negara yang berbahasa bahasa Inggris?

  • Di negara manapun kamu berkuliah, kampus atau universitas internasional akan menggunakan bahasa Inggris untuk kegiatan perkuliahan dan komunikasi sehari-hari
  • Ketika nanti kamu nanti menyusun tugas akhir, tesis atau publikasi, bahasa atau tulisan yang akan digunakan adalah dalam bahasa Inggris. Membaca saja butuh kemampuan khusus, apalagi untuk menulis, jadi kamu harus mempersiapkan bahasa Inggris dengan baik
  • Buku pelajaran dan jurnal kuliah sebagian besar akan menggunakan bahasa Inggris
  • Ketika kamu nanti berdiskusi dengan dosen, profesor atau teman-teman mahasiswa internasional, akan lebih mudah menggunakan bahasa Inggris. Bahasa akademik dengan bahasa biasa itu berbeda, jadi diskusi dengan bahasa Inggris akan lebih jelas
  • Pelajari dasar-dasar bahasa negara tujuan.

Beberapa negara yang memberikan beasiswa memberi syarat kemampuan bahasa nasional negara masing-masing tujuan. Beberapa negara yang menerapkan syarat ini contoh Korea Selatan dan Jepang.

Untuk kuliah di Korea Selatan, beberapa universitas memberikan syarat kepada calon pelajar untuk memiliki sertifikat TOPIK (Test Of Proficiency In Korean).

Sedangkan untuk ke Jepang, beberapa universitas memberikan syarat memiliki salah satu dari sertifikasi JLPT (Japanese-Language Proficiency Test), sertifikasi J-Test, dan/atau The Japanese Language NAT-TEST.

Negara lain yang memberikan syarat menguasai bahasa negara tujuan adalah Prancis. Beberapa universitas di Prancis memberikan syarat memiliki sertifikasi DELF (Diplôme d’Etudes en Langue Française).

Akademik dan Non Akademik

Selain kemampuan bahasa, agar peluang makin besar mendapatkan beasiswa, diperlukan juga track record akademik dan non-akademik yang cemerlang. Nilai atau IPK tidak selalu menjadi syarat yang mutlak.

Namun, mengejar nilai atau IPK sebagus mungkin tentu sangat wajib untuk dilakukan. Keaktifan dan keseriusan pada hal seperti organisasi, kegiatan kerelawanan (volunteer), bisnis, dan berbagai pengalaman lain bisa sangat membantu dalam memberikan nilai plus ketika proses seleksi.

Beberapa universitas akan memasukkan prestasi non-akademik sebagai pertimbangan. Jika kamu memiliki prestasi kelas nasional atau olimpiade, sertifikat tersebut sangat berharga dalam pendaftaran.

Dokumen

Dan yang tidak kalah penting adalah mempersiapkan semua dokumen yang dibutuhkan seperti paspor, visa, ijazah dan dokumen pendukung lainna. Dan semua dokumen ini biasanya harus diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah resmi.

Mencari Beasiswa

Kalau kamu mencari penerimaan beasiswa di luar negeri di Google, kamu akan menemukannya dengan sangat mudah. Namun kamu harus memastikan kampus yang menawarkan beasiswa tersebut adalah universitas yang sudah terakreditasi oleh pemerintah, dan bukan di kampus abal-abal.

Cara Kuliah di Luar Negeri
Cara Kuliah di Luar Negeri dengan Beasiswa (iconicbestiary)

Sebelum kita melanjutkan, ada beberapa tips dan informasi sangat penting dalam berburu beasiswa kuliah di luar negeri, yaitu:

  • Motivation letter: Motivation letter adalah salah satu persyaratan yang selalu dibutuhkan dalam aplikasi beasiswa. Pelajari tentang motivation letter dan cara membuatnya dengan baik dan benar
  • Siapkan dan kemas recommendation letter dengan baik (recommendation letter adalah surat yang menerangkan bahwa kamu layak untuk masuk ke universitas yang dituju yang berasal dari sekolah atau kampus sebelumnya)
  • Tentukan kampus tujuan atau jurusan tujuan. Baca persyaratan-persyaratan yang diminta dan siapkan sejak dini
  • Pahami jurusan yang akan kamu ambil, sehingga ketika kamu menghadapi pewawancara beasiswa, maka kamu bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik
  • Pilih negara dengan pelamar lebih sedikit. Buat daftar negara-negara yang peminatnya lebih sedikit dan cari tahu lebih dalam mengenai beasiswa-beasiswa yang disediakan oleh negara tersebut
  • Pahami calon universitas yang akan menjadi pilihanmu. Pelajari dan pahami visi dan misi mereka dan kemudian buat aplikasimu sesuai dengan kebutuhan mereka
  • Selain itu penting juga bagi kamu untuk tahu bagaimana cara mereka untuk mengevaluasi para kandidat pelamar beasiswa
  • Buatlah daftar beasiswa yang kamu minati. Jangan ragu untuk mencari tahu mulai dari jenis beasiswa, kualifikasi yang dibutuhkan, program studi yang ditawarkan hingga deadline beasiswa itu sendiri.
  • Menggali informasi. Bertanya kepada orang yang pernah dapat beasiswa (kalau bisa beasiswa yang sedang kamu tuju). Ini sangat efektif untuk membantu masukan informasi dalam mengisi aplikasi dan essay
  • Kamu harus berani berkomitmen dihadapan pewawancara, yakinkan bahwa kemampuan yang didapat setelah kuliah adalah untuk kebaikan orang banyak
  • Menjalani proses wawancara dengan konsisten dan dapat menjelaskan rencana studi, motivasi kita dengan baik dan jujur dengan bahasa yang baik
  • Pilihlah jurusan yang sesuai minat, kamu akan lebih enjoy menjalankan setiap pelajaran yang diberikan di kampus. Jurusan yang sesuai bakat dan minat akan membuat kamu bisa menikmati setiap proses yang berjalan.

Beasiswa Luar Negeri yang Bergengsi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, untuk mencari beasiswa pastikan kamu mendaftar di universitas yang terakreditasi oleh pemerintah setempat. Dan ada juga beberapa program beasiswa luar negeri yang berkualitas dan bergengsi.

Cara Kuliah di Luar Negeri
Beasiswa Japanese Government (MEXT) Scholarship (oppourtunities.com)

Beberapa beasiswa berikut ini sangat populer dan paling banyak dicari karena memberikan fasilitas beasiswa penuh (termasuk biaya transportasi dan biaya hidup).

  1. Australia Awards Scholarships
  2. The Ignacy Lukasiewicz Scholarship Programme
  3. Japanese Government (MEXT) Scholarship
  4. Fulbright Scholarships America
  5. Indonesia Chevening Scholarship UK (United Kingdom)
  6. LPDP Indonesia
  7. Korean Government’s Global Korea Scholarship
  8. IsDB – Islamic Development Bank Scholarship
  9. TurkiyeBurslari Scholarships
  10. StuNed Scholarships Netherlands
  11. Swedish Institute Scholarships
  12. Stipendium Hungaricum Scholarship
  13. Swiss Government Excellence Scholarships
  14. KAUST (King Abdullah University) Scholarship
  15. UKM Vice-Chancellor Scholarship
  16. Chinese Government Scholarship
  17. Erasmus Programme.

Persiapan Tambahan

Selain beberapa hal yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa langkah tambahan yang sangat penting untuk dilakukan supaya peluangmu mendapatkan beasiswa semakin besar.

  • Pastikan kamu mampu memenuhi persyaratan beasiswa
  • Cari tahu apa saja yang dicari oleh pemberi beasiswa. Tonjolkan karakter dan pengalaman yang relevan dengan jurusan yang akan kamu tempuh
  • Review semua berkas dan persiapan. Jika perlu berlatihlah melakukan wawancara dan minta tolong orang lain yang kompeten untuk me-review semua persiapan terutama berkas-berkas
  • Persiapkan mental dengan lebih baik. Yang terbiasa dibantu oleh orang-orang dekat, ketika kuliah di luar negeri semuanya harus dilakukan sendiri dari hal-hal yang kecil
  • Dan yang tidak kalah penting adalah berdoa dan meminta doa restu kepada kedua orang tua.

Baca juga: Pilihan Universitas di Malang, Mana yang Terbaik Untukmu?

Kesimpulan

Ada dua cara kuliah di luar negeri yang bisa kamu pilih yaitu melalui jalur beasiswa dan dana pribadi. Apapun cara yang nanti kamu pilih, persiapan yang matang adalah kunci suksesnya.

Persiapan mulai dari akademik, non-akademik, memilih universitas dan negara tujuan, mempersiapkan bahasa serta yang tidak kalah penting adalah kelengkapan dokumen.

Dan yang tidak kalah penting agar kamu nanti sukses dengan semua kegiatan perkuliahan, pilihlah jurusan kuliah yang sesuai dengan passion yang kamu miliki. Ketika kamu menikmati semua proses perkuliahan, semakin besar peluang lulus dengan predikat yang memuaskan. Semoga berhasil.

Lulusan Teknik Informatika yang sudah terjun di dunia internet sejak 2002. Memiliki passion dalam dunia teknologi informasi, internet, gadget, dan teknologi pada umumnya.