Perbedaan Software dan Hardware Disertai Tabel Perbandingan

Software dan hardware adalah pasangan paling populer di dunia komputasi. Keduanya berbeda namun dalam beberapa hal selalu melengkapi.

Dalam sebuah sistem (terutama komputerisasi), software dan hardware adalah pasangan sejati. Apa sajakah perbedaan software dan hardware?

Sebelum kita melanjutkan mengulas perbedaan antara software dan hardware, akan dijelaskan terlebih dahulu pengertiannya supaya nanti lebih mudah ketika menjelaskan perbedaannya.

Apa yang Dimaksud Dengan Hardware dan Software?

Hardware

Hardware atau perangkat keras mengacu pada komponen fisik komputer adalah setiap bagian dari komputer yang dapat kita sentuh. Perangkat keras sebagian besar menjadi perangkat elektronik utama yang digunakan untuk membangun komputer.

Perbedaan Software dan Hardware
Prosesor Komputer (Leonid Eremeychuk / istockphoto)

Contoh perangkat keras pada komputer adalah Processor, Memory Device atau RAM, Monitor, Printer, Keyboard, Mouse, Hard Disk (HDD), dan Central Processing Unit.

Singkatnya, perangkat keras komputer adalah perangkat fisik apa pun yang digunakan di dalam atau dengan mesin.

Software

Perangkat lunak adalah kumpulan instruksi, prosedur, dokumentasi yang melakukan tugas yang berbeda pada sistem komputer.

Atau dengan kata lain, software adalah kode pemrograman yang dieksekusi pada prosesor komputer. Kode dapat berupa kode tingkat mesin atau kode yang ditulis untuk sistem operasi.

Perbedaan Software dan Hardware
Microsoft Word 2019

Contoh software adalah Ms Word, Excel, Power Point, Browser, Photoshop, MySQL, dan sebagainya.

Perbedaan Software dan Hardware

SoftwareHardware
Perangkat lunak adalah seperangkat instruksi yang memberi tahu komputer apa yang harus dilakukan.Bagian fisik komputer yang digunakan untuk pemrosesan data
Dikembangkan dan direkayasaDiproduksi
Software tidak dapat berjalan tanpa hardwareTidak dapat melakukan tugas apa pun tanpa perangkat lunak
Bisa dilihat dan digunakan tetapi tidak dapat disentuhDapat dilihat dan disentuh
Biasanya terbagi menjadi perangkat lunak sistem, perangkat lunak pemrograman dan perangkat lunak aplikasiBiasanya terbagi menjadi perangkat input, perangkat output, penyimpanan, dan komponen internal
Bisa terserang virus komputerTidak terpengaruh oleh virus komputer
Bisa ditransfer secara elektrikTidak dapat ditransfer dari satu tempat ke tempat lain secara elektrik atau melalui jaringan
Ketika software rusak atau bermasalah, dapat diinstal ulangKetika hardware rusak maka harus diganti dengan hardware pengganti

Contoh Software dan Hardware

SoftwareHardware
Microsoft Word, Excel, Power Point, Photoshop, MySQL, Chrome, Firefox, OperaKeyboard, Mouse, Monitor, Printer, CPU, Hard disk, RAM, ROM

Bisakah Komputer Berjalan Tanpa Software?

Dalam kebanyakan situasi dan menurut logika, jawabannya adalah bisa. Komputer dapat berjalan tanpa menginstal perangkat lunak apapun.

TAPI, jika sistem operasi tidak ditemukan, maka akan menghasilkan kesalahan (error) atau tidak mengeluarkan informasi apa pun. Bagaimanapun juga, komputer membutuhkan sistem operasi yang memungkinkan pengguna dan perangkat lunak berinteraksi dengan perangkat keras komputer.

Tidak dapat dipungkiri, kita hidup di era teknologi informasi. Perangkat lunak adalah program atau kumpulan program yang melakukan beberapa operasi tertentu.

Ada baiknya untuk mengetahui bahwa ada dua jenis perangkat lunak utama, yaitu:

  • Perangkat Lunak Sistem
  • Perangkat Lunak Aplikasi.

Perangkat lunak sistem adalah bagian dari sistem operasi yang berinteraksi dengan perangkat keras untuk operasi tertentu seperti driver, IDE, firmware dan sebagainya.

Sedangkan perangkat lunak aplikasi adalah tambahan untuk peningkatan komputasi, dan didasarkan pada kebutuhan pengguna seperti aplikasi office, browser, game, dan sebagainya.

Bisakah Komputer Berjalan Tanpa Hardware?

Sebagian besar komputer memerlukan setidaknya layar monitor, hard drive, keyboard, memori (RAM), motherboard, prosesor, catu daya (power supply), dan kartu video/grafis (VGA) agar berfungsi dengan baik.

Jika salah satu perangkat ini hilang, tidak ada atau tidak berfungsi, maka akan terjadi kesalahan, atau komputer tidak dapat dijalankan dengan semestinya.

Namun jika hardware atau perangkat tambahan seperti CD-ROM atau DVD, modem, mouse, LAN Card, printer, sound card, atau speaker tidak ada, komputer tetap bisa berjalan dengan semestinya. Hardware tambahan ini hanya akan memberikan fungsionalitas tambahan pada komputer.

Kesimpulan

Secara singkat, perbedaan software dan hardware yang utama adalah pada fungsi yang diembannya.

Perangkat keras komputer (hardware) adalah perangkat fisik apa pun yang digunakan di dalam atau dengan mesin, sedangkan perangkat lunak (software) adalah kumpulan kode yang diinstal ke hard drive komputer atau mesin.

Agar berfungsi dengan maksimal dan efisien, kedua komponen ini harus berjalan saling melengkapi. Dan yang bertugas mengoperasikan atau mengendalikannya adalah brainware (manusia itu sendiri).

Baca juga:

Lulusan Teknik Informatika yang sudah terjun di dunia internet sejak 2002. Memiliki passion dalam dunia teknologi informasi, internet, gadget, dan teknologi pada umumnya.

Tinggalkan komentar